by @fspandia
Halo bloggers,
Kali ini saya akan menyajikan sebuah pikiran saya Mengenal Diri Kembali, sejatinya setiap insan tidaklah mengenal dirinya sendiri secara mandiri, perlu serta butuh yang namanya waktu dan peristiwa. Adakah seorang bayi yang lahir terus tumbuh menjadi batita, balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua dengan sendirinya mengenali dirinya sendiri ? Tentu tidak, semuanya butuh yang namanya waktu karena untuk bertambah secara usia pun memerlukan waktu. Tapi apakah waktu saja cukup untuk mengenal diri ? Tentunya pun tidak karena tanpa ada peristiwa-peristiwa dalam hidup tidak akan mengantarkan seorang sampai kepada mengenal diri sendiri. Namun, pasti akan ada juga yang mempertanyakan bahwa banyak orang dari segi usia serta pengalaman hidup sudah cukup banyak namun di masa senjanya juga tidak mengenal dirinya secara utuh, hal itu kerap sekali terjadi karena kita tidak berdamai dengan diri sendiri dimana yang dimaksud dengan berdamai diri sendiri ialah menerima segala peristiwa yang telah lampau serta tidak mengungkitnya dengan berkata "seandainya" karena bagaimana pun itu peristiwa lampau yang sudah terjadi dan tidak bisa diulang kembali namun mungkin masih ada kesempatan yang serupa di waktu yang berbeda. Jadi "berdamai dengan diri sendiri" ialah menerima kenyataan yang telah terjadi (biasanya peristiwa yang menyedihkan/menyakitkan hati) dan ketika teringat akan hal itu tidak membawa kepada dimensi hati, pikiran dan emosional yang berdampak pada energi negatif seperti dendam, kekecewaan yang mendalam, namun bisa tersenyum dan berkata "baiklah peristiwa itu bagiku" sehingga membawa aku mengenal diriku. Mengenal diri kembali ialah proses dimana kita melihat bahwa kehadiran kita di tengah keluarga, masyarakat serta semesta bukanlah suatu fungsi tunggal bagi diri kita sendiri melainkan memiliki peran bagi kebaikan semua umat. Serta dengan mengenal diri kembali akan membawa suatu perasaan bahagia dan damai.
Poin penting mengenal diri kembali :
1. Menggunakan waktu sebaik-baiknya
2. Menghargai setiap peristiwa yang terjadi
3. Mengambil pesan positif atas semua peristiwa yang menyedihkan
4. Berdamai dengan diri sendiri
5. Memiliki fungsi yang tidak tunggal namun peran bagi pribadi, keluarga dan semesta.
Aku pun menuliskan "mengenal diri kembali" ialah sebagai bentuk pertanyaan atas diriku sendiri yang saat ini sedang melihat dan menatap mau seperti apa aku ? Ambil waktu setidaknya 15 menit berbicara terhadap diri sendiri. Berbicara terhadap diri sendiri meliputi, pikiran, perasaan (hati) dan supranatural (keyakinan).
Yakinkan diri bahwa masih ada waktu, walaupun singkat dan terasa pendek tapi harus bisa berbuat lebih ekstra dari waktu yang sudah lampau.
Untuk berdiskusi lebih lanjut sangat terbuka atas apapun
Terima kasih
Fitra S. Pandia
No comments:
Post a Comment